Fanny Oktafiani
Sabtu, 26 September 2015
Rabu, 23 September 2015
Takbiran Idul Adha
Rabu, 23 september 2015. saya dan teman-teman saya merayakan takbiran bersama, kami makan ketupat dan menyalakan kembang api. walau tidak lengkap karna banyak yang sedang kuliah di luar kota tapi kami sangat senang bisa berkumpul bersama lagi☺️
Rabu, 14 Januari 2015
Profil Siswa berprestasi di Indonesia, Kematian Michael Jackson dalam Rumus Matematika
Dalam wawancara dengan TV One, ada seorang pelajar Indonesia yang
sedang di wawancara atas prestasinya. Pelajar tersebut bernama Oki
Novendra, pelajar kelas I SMA Negeri 1 Bogor. Trus prestasinya apa nih?
Nih bocah biarpun masih muda tapi prestasinya selangit. Oki Novendra
berhasil menyabet emas di Internasional Conference Young Scientists
ke-17, ajang kompetisi ilmuwan muda tingkat dunia. Si Oki ini
berprestasi berkat rumus yang dia ciptakan tentang dosis obat yang dapat
digunakan untuk memecahkan misteri kematian Michael jackson. Si juri
sampe di bikin terheran – heran dengan presentasi rumus matematika
buatan Oki.
Berikut berita – berita tentang Oki Novendra yang saya kumpulkan dari beberapa sumber:
Kematian Michael Jackson dalam Rumus Matematika
Kematian Michael Jackson menggugah pelajar kelas I SMA Negeri 1 Bogor
melakukan “investigasi”. Oki Novendra, sang pelajar, bahkan membuat
teori. “Kalau menggunakan Demerol, kita bisa tahu berapa yang mengendap
dalam darah dan menjadi penyebab serangan jantung,” katanya.
Dari hitung-hitungan matematika, Oki menyimpulkan kematian raja musik
pop tahun lalu itu akibat overdosis obat-obatan. Teori Oki meyakinkan
tim juri International Conference Young Scientists ke-17 di Sanur, Bali,
Selasa lalu. Pelajar kelahiran 1993 ini menggondol medali emas dengan
penelitian berjudul “Mathematical Explanation on the Death of Michael
Jackson”. Selain Oki, ada enam medali emas lainnya yang digondol
kontingen Indonesia (lihat boks).
Pengagum Jacko itu mengaku mendapat literatur pemodelan matematika
yang dapat menghitung pengendapan obat dalam darah. Awalnya,
penelitiannya hanya bisa menjelaskan efek samping Demerol yang
dikonsumsi Jacko. Tapi kemudian dia mendapat rumus aman untuk menghitung
dosis obat yang wajar dikonsumsi dalam darah.
Pelajar lain yang menggondol medali emas adalah Sonny Lazuardi, siswa
SMA Negeri 5 Bandung. Dia membawakan penelitian berjudul “Portable
Protection Everywhere”, penelitian antivirus khusus untuk flash disk.
Dia tertarik menelitinya karena sampai saat ini belum ada antivirus
khusus untuk USB tersebut. Padahal banyak orang menggunakannya.
Sebelum berkompetisi, tim Indonesia dilatih secara intensif sejak
Januari 2010. Setiap bulan, tiga hari sekali mereka dikarantina di
Bandung. Tujuannya menajamkan materi dan menguasai teknik penyampaian
dalam bahasa Inggris.
“Pertanyaan juri sulit karena bahasa Inggrisnya beraksen Eropa
Timur,” kata Sonny menyebut juri dari Rusia. Beruntung, tim pembimbing
telah membekalinya sehingga Sonny, yang bercita-cita jadi ahli komputer,
menggondol medali emas. Sumber: tempointeraktif.com
Kematian Michael Jackson dan Rumus Matematika
Apa hubungan kematian raja pop Michael Jackson dengan rumus
matematika? Tanyakan saja kepada Oki Novendra, siswa kelas 1 SMAN 1
Bogor.
Kematian Jacko menarik perhatiaannya, sehingga ia melakukan uji karya
ilmiah tentang kematian tragis penyanyi legendaris ini dalam
perhitungan matematika. Uji karya itu dibeberkannya dalam ajang
International Conference Young Scientists ke-17 di Grand Bali Beach,
Sanur, Bali, Selasa 13 April 2010.
Dari hasil karyanya Oki dapat menyimpulkan bahwa penyebab kematian
Michael Jakson tahun lalu lebih kuat disebabkan karena overdosis.
“Saya dapat literatur pemodelan matematika yang dapat menghitung
pengendapan obat dalam darah, sehingga saya terpikir mencoba untuk
mengambil sampel kasus Michael Jackson,” ujar Oki.
Siswa kelahiran 6 Oktober 1993 yang hobi bermain musik dan baseball
ini mencoba mempresentasikan karyanya di depan juri untuk memperebutkan
medali emas dan jaminan pendidikan yang dijanjikan pemerintah sebagai
bentuk apresiasi atas prestasinya dalam olimpiade tingkat internasional
ini.
“Manfaat yang saya peroleh dari penelitian ini awalnya hanya
menjelaskan side effect obat Demerol yang dikonsumsi Michael Jackson,
tapi kemudian saya mendapat rumus aman untuk menghitung dosis obat yang
wajar dikonsumsi dalam darah,” jelasnya.
Oki berharap dirinya dapat menjadi ilmuwan muda yang mewakili
Indonesia dalam Internasional Conference Young Scientists ke-17 ini
serta dapat mengharumkan nama bangsa.
sumber : https://smacendekia.wordpress.com/2012/01/16/contoh-profil-siswa-berprestasi-di-indonesia/
Siswa CIBI Mampu Berprestasi Olahraga
SALATIGA - SMA
1 Salatiga bukan hanya gudangnya siswa cerdas yang memiliki prestasi di
bidang akademik. Beberapa siswa mampu berpretasi di bidang nonakademik,
seperti ditunjukkan Sidhytyas Putri Vedhayana, siswi kelas XI IPA.
Siswa yang sejak SD selalu rangking di kelas itu, merupakan atlet
pelajar. Dia berpretasi di ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional
(O2SN) mulai dari tingkat Kota Salatiga hingga tingkat nasional.
Di tingkat Kota Salatiga, dara yang disapa Sindi ini menyabet medali emas untuk cabang kumite perorangan karate kelas +53kg. Kemudian pada O2SN Tingkat Jateng yang berlangsung 9 - 12 Juni lalu, Sindi membuktikan berprestasi terbaik dengan meraih medali emas. Kemudian menjadi utusan Jateng di O2SN Tingkat Nasional pada 15 - 21 Juni di Jakarta.
Di ajang tersebut Sindi meraih medali perak dan mengakui keunggulan atlet tuan rumah. "Ini memacu saya untuk terus berprestasi," kata putra pasangan Eka Vedhayana dan Purwaningtyas yang tinggal di Desa Barukan Tengaran tersebut.
Belajar dan Berlatih
Lepas dari prestasi yang telah diraih, Sindi merupakan siswa yang masuk jajaran cerdas istimewa bakat istimewa (CIBI) di SMA 1. Terlebih jurusan yang dipilihnya adalah IPA yang notabene harus mendapat ekstra pelajaran lebih, baik di sekolah maupun di rumah. Waktunya harus dibagi dengan berlatih di perguruan Dojo Screuder Salatiga pimpinan Munginsidi.
"Saya harus membagi belajar dan berlatih bersama-sama, agar semuanya berprestasi. Dan saya bersyukur bisa melakukan keduanya dengan baik dengan bantuan guru dan pelatih," kata Sindi yang bercita-cita masuk Akademi Kepolisian.
Kepala SMA 1 Salatiga, Dra Wahyu Tri Astuti MPd mengungkapkan, program CIBI yang diterapkan merupakan bukti bahwa sekolah mampu mengarahkan anak cerdas berprestasi di berbagai bidang, berdasarkan bakat istimewa yang dimilikinya. Tidak hanya di bidang akademik, sejumlah siswa berprestasi hingga tingkat nasional di bidang olahraga, seni, dan lainnya. Sindi termasuk siswa ber-IQ tinggi yang juga bisa berprestasi di olahraga. (Surya Yuli P-72)
Di tingkat Kota Salatiga, dara yang disapa Sindi ini menyabet medali emas untuk cabang kumite perorangan karate kelas +53kg. Kemudian pada O2SN Tingkat Jateng yang berlangsung 9 - 12 Juni lalu, Sindi membuktikan berprestasi terbaik dengan meraih medali emas. Kemudian menjadi utusan Jateng di O2SN Tingkat Nasional pada 15 - 21 Juni di Jakarta.
Di ajang tersebut Sindi meraih medali perak dan mengakui keunggulan atlet tuan rumah. "Ini memacu saya untuk terus berprestasi," kata putra pasangan Eka Vedhayana dan Purwaningtyas yang tinggal di Desa Barukan Tengaran tersebut.
Belajar dan Berlatih
Lepas dari prestasi yang telah diraih, Sindi merupakan siswa yang masuk jajaran cerdas istimewa bakat istimewa (CIBI) di SMA 1. Terlebih jurusan yang dipilihnya adalah IPA yang notabene harus mendapat ekstra pelajaran lebih, baik di sekolah maupun di rumah. Waktunya harus dibagi dengan berlatih di perguruan Dojo Screuder Salatiga pimpinan Munginsidi.
"Saya harus membagi belajar dan berlatih bersama-sama, agar semuanya berprestasi. Dan saya bersyukur bisa melakukan keduanya dengan baik dengan bantuan guru dan pelatih," kata Sindi yang bercita-cita masuk Akademi Kepolisian.
Kepala SMA 1 Salatiga, Dra Wahyu Tri Astuti MPd mengungkapkan, program CIBI yang diterapkan merupakan bukti bahwa sekolah mampu mengarahkan anak cerdas berprestasi di berbagai bidang, berdasarkan bakat istimewa yang dimilikinya. Tidak hanya di bidang akademik, sejumlah siswa berprestasi hingga tingkat nasional di bidang olahraga, seni, dan lainnya. Sindi termasuk siswa ber-IQ tinggi yang juga bisa berprestasi di olahraga. (Surya Yuli P-72)
sumber : http://salatigakota.go.id/InfoBerita.php?id=1025&
Guru dan Siswa Juarai Karya Ilmiah LIPI
Koleksi
prestasi guru dan siswa kian bertambah. Alfy Fathnur dan Rizka Fauzi
siswa kelas XII SMA AL-Hikmah Surabaya berhasil sebagai pemenang
pertama lomba Lomba Karya Ilmiah Remaja (KIR) ke-45 yang
diselenggarakan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di
Jakarta beberapa waktu lalu.
Sedangakan guru mereka, Asri Fahmiati dan Kiki Taurista juga
berhasil meraih juara pertama dan ketiga pada lomba KIR guru ke 21
tingkat SMP dan SMA pada bidang MIPATEK yang juga diselenggarakan oleh
LIPI.
Kedatangan para siswa dan guru
Al-Hikmah ke Kantor Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya (20/11)
guna melaporkan prestasi yang telah diraih, disambut hangat oleh
Kadispendik Surabaya Dr. Ikhsanm, S.Psi, MM.
Menurut Ikhsan, saat ini guna
mencetak para ilmuwan-ilmuwan muda Surabaya yang berprestasi pihaknya
bersama Yohanes Surya Institute akan menyediakan beasiswa sebanyak 25
pelajar Surabaya yang ingin menjadi seorang ilmuwan.
Ikhsan menambahkan bahwa semua pembiayaan pendidikan akan ditanggung oleh Yohanes
Surya Institute, kecuali biaya hidup. "Mulai dari sarana prasarana,
biaya penelitian, sampai laptop akan difasilitasi oleh Yohanes Surya Institute nantinya".
Sementara itu, pada kesempatan ini
Kiki Taurista guru berprestasi SMA Al-Hikmah menunjukkan cara kerjai
kartu Yu-Gi-Oh yang dimodifikasi untuk meningkatkan hasil belajar
sistem pertahanan tubuh manusia yang digunakan sebagai media
pembelajaran bagi para siswa kelas XI di SMA Al-Hikmah Surabaya.
Menurut Kiki, dengan menggunakan kartu Yu-Gi-Oh yang telah dimodifikasi ini, para siswa akan dengan mudah mempelajari sistem pertahanan tubuh manusia pada pelajarn IPA. (Humas Dispendik Surabaya)
sumber : http://www.alhikmahsby.com/ind/?mod=news&id=431
Selasa, 13 Januari 2015
BAKTI SISWA SMA DI DESA
Siswa
Kelas XI SMA Al Hikmah mengikuti program penting karena pertama kali
diadakan oleh SMA Al Hikmah. Mereka pergi ke sebuah desa bernama Kembang
Belor di Pacet Mojokerjo selama 4 hari, yaitu dari tanggal 1-4 November
2007. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memberikan pelatihan
social skill atau keterampilan social. Melalui pelatihan ini, siswa
diharapkan belajar mengenal realita kehidupan di masyarakat, memahami
kehidupan lebih luas dan mengembangkan kepedulian sosial terhadap
sesama.
Berbagai macam kegiatan seru dilakukan di sana. Siswa tinggal selama 4 hari 3 malam di rumah-rumah penduduk yang sederhana agar mereka bisa latihan bersosialisasi dan beradaptasi. Mereka tidur, makan, bersih diri, dan beraktivitas bersama penduduk.Siswa juga ikut merasakan kegiatan bertani di sawah bersama para petani. Kegiatan ini juga memberikan banyak manfaat bagi masyarakat karena siswa SMA Al Hikmah mengadakan berbagai macam kegiatan seru. Selama tinggal bersama penduduk, siswa SMA membantu kegiatan desa seperti kerja bakti memperbaiki jalan yang kena longsor setelah hujan dan sharing resep masakan dengan ibu PKK. Selama 2 hari, siswa SMA mengelola kegiatan siswa Taman Pendidikan Al Quran di Masjid Ash-Shomad yang ada di pusat desa.
Kegiatannya adalah lomba-lomba Islami, nonton film agama, dan berbagai macam permainan. Siswa SMA juga melakukan praktek mengajar bahasa Inggris di SDN Kembang Belor I selama 1 hari. Siswa-siswa SD sangat bergembira karena kakak-kakaknya membawa banyak permainan, film, dan hadiah (ani).
Berbagai macam kegiatan seru dilakukan di sana. Siswa tinggal selama 4 hari 3 malam di rumah-rumah penduduk yang sederhana agar mereka bisa latihan bersosialisasi dan beradaptasi. Mereka tidur, makan, bersih diri, dan beraktivitas bersama penduduk.Siswa juga ikut merasakan kegiatan bertani di sawah bersama para petani. Kegiatan ini juga memberikan banyak manfaat bagi masyarakat karena siswa SMA Al Hikmah mengadakan berbagai macam kegiatan seru. Selama tinggal bersama penduduk, siswa SMA membantu kegiatan desa seperti kerja bakti memperbaiki jalan yang kena longsor setelah hujan dan sharing resep masakan dengan ibu PKK. Selama 2 hari, siswa SMA mengelola kegiatan siswa Taman Pendidikan Al Quran di Masjid Ash-Shomad yang ada di pusat desa.
Kegiatannya adalah lomba-lomba Islami, nonton film agama, dan berbagai macam permainan. Siswa SMA juga melakukan praktek mengajar bahasa Inggris di SDN Kembang Belor I selama 1 hari. Siswa-siswa SD sangat bergembira karena kakak-kakaknya membawa banyak permainan, film, dan hadiah (ani).
sumber : http://www.alhikmahsby.com/ind/?mod=news&id=162
Langganan:
Postingan (Atom)







